kursor

Hetalia: Axis Powers - Norway

Kamis, 20 Maret 2014

Karya Ilmiah "Pemanfaatan Kulit Singkong menjadi Kripik Kulit Singkong"


KATA PENGANTAR

                  

            Allhamdulillah, puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa. Dengan segala rahmat, petunjuk dan karunia-Nya, akhirnya kami dapat menyelesaikan karya tulis yang berjudul “Pemanfaatan Limbah Kulit Singkong Menjadi Keripik Kulit Singkong”. Meskipun banyak hambatan yang kami alami dalam proses pengerjaan, tetapi kami berhasil menyelesaikan karya tulis ini tepat pada waktunya.
                   Tidak lupa kami ucapkan terimakasih kepada pembimbing, Ibu Tri Riyanti yang telah membimbing kami dalam menyelesaikan karya tulis ini. Tidak lupa juga kami ucapkan terimakasih kepada teman – teman yang membantu kami dalam menyusun karya tulis ini.
                   Kami berharap atas selesainya karya tulis ini, pembaca dapat termotivasi untuk menggunakan limbah masyarakat dengan bijak. Menjadikan limbah masyarakat menjadi sesuatu yang berguna bagi masyarakat.
                   Kami menyadari sepenuhnya karya tulis ini masih dan jauh dari sempurna. Oleh karena kami sangat membutuhkan kritik dan saran membangun dari para pembaca. Pembaca dapat mengirimkan kritik dan saran pada e-mail kami destyaaninditaputrijayanti@yahoo.com atau bisa juga pada blog kami http://anindita23.blogspot.com/ . Kami mohon maaf jika ada kata – kata atau kalimat yang kurang tepat. Semoga karya tulis ini dapat bermanfaat. Untuk itu kami mengucapkan terimakasih.





 
                                                                                Kebumen, 20   Maret 2014



                                                                                               Penyusun









DAFTAR ISI

Kata Pengantar ...........................................................................................................   1
Daftar Isi .......................................................................................................................   2
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang .....................................................................................................   3
1.2 Rumusan Masalah ................................................................................................  3
1.3 Tujuan Penulisan .....................................................................................................3
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Kandungan Gizi Singkong .................................................................................... 4
2.2 Olahan dari kulit singkong ......................................................................................5
2.3 Prosedur kerja membuat kripik kulit singkong .....................................................5
BAB III PENUTUPAN
3.1 Kesimpulan ............................................................................................................. 6
3.2 Saran ........................................................................................................................6
Daftar Pustaka ................................................................................................................7























BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Singkong merupakan Produk Pertanian yang cocok untuk di jadikan unit bisnis karena manfaat yang di peroleh komoditi tersebut cukup banyak dan bermanfaat melihat pangsa pasar yang cukup menggiurkan atas bahan baku singkong. Singkong (Manihot esculenta) yang di kenal juga Ktela pohon atau Umbi kayu, adalah pohon tahunan tropika dan subtropika dari keluarga Euphorbiaceae. Umbinya di kenal luas sebagai makanan pokok penghasil Karbohidrat dan daunnya sebagai sayuran. Keberadaan Singkong (Manihot esculenta) pada awalnya banyak ditemukan tumbuh liar di hutan, kebun sendiri, bahkan tumbuh disembarang tempat. Sejalan dengan permintaan pasar yang terus meningkat, maka beberapa singkong dibudidayakan di Indonesia. Sebagai bahan makanan, singkong memiliki kelebihan dibandingkan dengan bahan makanan lainnya. Kelebihan singkong terletak pada kandungan karbohidrat, lemak, Protein, kalori, fosfor dan cita rasanya yang lezat

1.2  Rumusan Masalah
1.2.1  Apa saja kandungan gizi pada singkong?
1.2.2  Bagaimanakah masyarakat biasanya mengolah kulit singkong ?
1.2.3  Apa saja prosedur kerja dalam membuat keripik kulit singkong?

1.3 Tujuan dan Manfaat
1.3.1 Menjelaskan kandungan/gizi pada singkong.
1.3.2 Menjelaskan olahan kripik kulit singkong.
1.3.3 Menjelaskan prosedur kerja membuat kripik kulit singkong.













BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Kandungan Gizi pada Singkong
              Kita harus tahu bagaimana cara mengolah Singkong dengan tepat. Jika pengolahan Sayur Singkong tidak benar, mungkin menyebabkan timbulnya penyakit yang disebut Konzo (meski jarang ditemukan). Konzo atau Mantakassa merupakan penyakit lumpuh epidemi biasanya disebabkan oleh proses pengolahan yang tidak cukup pada Singkong yang pahit.            
              Perlu diketahui bahwa kulit singkong pun masih mengandung zat gizi yang baik sebagaimana yang dikandung oleh daging singkong. Kualitas kulit singkong bisa dilihat dari kualitas daging singkongnya, apabila daging singkong enak dan tidak pahit rasanya maka kulit singkong pun tidak akan terasa pahit, kecuali ada faktor lain yang menyebabkan kulit singkong menjadi pahit. Oleh karenanya apabila anda ingin mengolah olahan makanan berbahan dasar singkong/kulitnya maka periksalah dahulu kualitas singkong tersebut karena sudah pasti akan mempengaruhi hasil makanan anda nantinya.
2.2 Olahan dari kulit singkong
              Masyarakat pasti sudah tidak asing lagi dengan limbah singkong, salah satunya kulit singkong. Banyak masyarakat yang menjadikan sisa ketela menjadi ampas untuk pakan ternak, dijemur untuk dijadikan tepung ketela, dan juga diolah menjadi bahan makanan.
              Karena singkong merupakan makanan pokok kedua setelah beras maka limbahnya sudah pasti banyak. Kini masyarakat sudah bisa mengolah limbah kulit singkong sehingga limbah itu tidak terbengkalai namun alangkah baiknya apabila ide – ide kreatif pengolahan limbah itu terus diciptakan seiring dengan majunya ilmu pengetahuan tentang kuliner di seluruh dunia, seperti mengolah kulitnya menjadi kripik.

2.3 Prosedur kerja membuat kripik kulit singkong
       1.  Kulit Singkong
Dalam memilih kulit singkong yang bagus kita bisa melihatnya dari kualitas singkong itu sendiri, apabila singkongnya bagus/tidak pahit maka kulitnya juga enak/tidak pahit sehingga bisa diolah menjadi keripik kulit singkong. Namun apabila anda memiliki limbah kulit singkong yang kurang bagus anda tidak perlu khawatir karena kulit tersebut masih dapat diolah menjadi bahan makanan ternak, dan lainnya. Setelah mendapatkan kulit singkong, segera cuci dan bersihkan dari kulit luarnya(yang berwarna coklat) sehingga tersisa kulit dalamnya. Lalu potong dadu kulit singkong tersebut.
       2.   Perebusan
Setelah didapatkan potongan kulit singkong yang bersih dilakukan perebusan dengan memasukan potongan kulit singkong ke panci yang diberi air garam. Proses perebusan kulit singkong dilakukan di kompor dengan api sedang dan dengan air secukupnya. Tunggu hingga mendidih kemudian angkat kulit singkong dan tiriskan.
       3.   Perendaman dengan bumbu
Sebelum direndam buat bumbunya dulu, yaitu haluskan garam, bawang putih, ketumbar, penyedap rasa lalu beri sedikit air untuk merendam kulit singkong. Masukkan bumbu dalam baskom dan masukan potongan kulit singkong ke baskom tersebut.
       4. Penjemuran
Jemur potongan kulit singkong di baskom  dibawah terik matahari hingga kering.
       5. Penggorengan
·      Ambil potongan kulit singkong yang sudah kering kemudian rendam dengan air hangat 2 menit untuk menghilangkan debu saat dijemur, lalu tiriskan.
·      Tumbuk hingga halus garam, bawang putih, ketumbar, sedikit penyedap rasa dan beri seikit air.
·      Lumuri potongan kulit singkong dengan bumbu yang sudah dibuat biarkan 2 menit.
·      Angkat dan lumurkan potongan kulit singkong dengan tepung sajiku hingga merata. Ulangi hingga 2 kali.
·      Goreng potongan kulit singkong dengan minyak yang cukup dan api sedang. Penggorengan dilakukan hanya sebentar hingga matang.
·      Goreng seluruh potongan kulit singkong yang sudah kering.


















BAB III
PENUTUPAN
3.1 Kesimpulan
Dengan demikian maka kami dapat menyimpulkan dari hasil penelitian kami bahwa :
1.    Kulit singkong merupakan limbah dalam masyarakat yang telah lama diolah kembali menjadi berbagai olahan alternatif.
2.    Masyarakat biasanya mengolah kulit singkong menjadi pakan ternak, ampas, pupuk organik, dan olahan makanan.
3.    Keripik kulit singkong ini rasanya enak dan bisa untuk diperjualbelikan maka bisa bernilai ekonomi dan menambah omset pembuatnya.
4.    Kualitas rasa, aroma, warna, dan kerenyahan tergantung pada jenis singkong, lama waktu perendaman, penjemuran, dan penggorengan yang sesuai.
5.    Keripik kulit singkong dapat awet selama ia tidak berada di tempat yang terbuka/terkena angin secara langsung, kurang lebih bisa awet hingga 6 bulan ditempat yang tertutup rapat dan bersih.

3.2 Saran
Kulit singkong sangat banyak dijumpai di Indonesia dan masih memiliki kandungan gizi yang bermanfaat, alangkah baiknya apabila masyarakat digerakkan untuk mengolahnya menjadi olahan bernilai ekonomi sehingga bisa menyerap tenaga kerja di Indonesia dan menambah omset tersendiri bagi orang yang memproduksinya. Sehingga bagi orang yang suka membangun usaha, keripik kulit singkong ini merupakan salah satu peluang untuk bisa diproduksi dan dikomersialkan kepada masyarakat umum.


















DAFTAR PUSTAKA

·         www.tugaskuliah.info



















2 komentar: